5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mulai Olahraga

Jovian
12 July 2026
Share

Memulai olahraga memang jadi langkah bagus untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental. Namun sayangnya, banyak orang terlalu semangat di awal sampai lupa memperhatikan cara berolahraga yang benar. Akibatnya kesalahan olahraga pun terjadi dan tubuh justru mudah cedera, cepat lelah, bahkan kehilangan motivasi untuk lanjut rutin olahraga. Padahal, olahraga bukan hanya soal berkeringat atau membakar kalori. Ada proses adaptasi tubuh yang perlu dipahami agar hasilnya optimal dan tetap aman dilakukan dalam jangka panjang. 

Nah, supaya Anda tidak ikut salah langkah, yuk, ketahui kesalahan yang sering terjadi saat mulai olahraga yang sebaiknya mulai dihindari sejak sekarang!

Apa Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Olahraga?

Saat mulai rutin berolahraga, banyak orang hanya fokus pada hasil cepat seperti turun berat badan atau membentuk tubuh. Padahal, tanpa disadari ada kebiasaan yang justru bisa membuat olahraga jadi kurang efektif hingga memicu cedera. Itu kesalahan yang cukup sering dilakukan, terutama oleh pemula. Apa saja contohnya?

1. Langsung Olahraga Berat di Hari Pertama

Banyak orang berpikir semakin berat latihan, semakin cepat hasilnya terlihat. Padahal, tubuh butuh waktu untuk beradaptasi. Kesalahan ini sering terjadi pada orang yang baru mulai gym, lari, futsal, atau olahraga lain setelah lama tidak aktif. Langsung latihan dengan intensitas tinggi tapi tidak memperhatikan kondisi tubuh. Akibatnya, otot terasa nyeri berlebihan, tubuh drop, bahkan berisiko cedera sendi dan ligamen.

Idealnya, mulai dulu dari intensitas ringan hingga sedang. Misalnya:

  • Jalan cepat 20–30 menit
  • Jogging santai
  • Latihan bodyweight ringan
  • Stretching dan mobility exercise

2. Tidak Melakukan Pemanasan dan Pendinginan

Banyak orang menganggap pemanasan hanya membuang waktu. Padahal, pemanasan membantu meningkatkan suhu otot, memperlancar aliran darah, dan mempersiapkan tubuh sebelum aktivitas fisik. Tanpa pemanasan, risiko cedera otot menjadi lebih tinggi, terutama pada olahraga seperti badminton, basket, mini soccer, atau gym.

Begitu juga dengan pendinginan. Setelah olahraga, tubuh perlu menurunkan detak jantung secara perlahan agar tidak kaget. Stretching ringan setelah latihan juga membantu mengurangi ketegangan otot. Meskipun terlihat sederhana, ini termasuk kesalahan olahraga yang masih sering diremehkan.

3. Fokus Hanya pada Durasi, Bukan Teknik

Banyak pemula bangga bisa olahraga lama, tetapi melupakan teknik dasar yang benar. Contohnya:

  • Posisi squat yang salah
  • Teknik lari yang buruk
  • Gerakan angkat beban yang tidak tepat
  • Postur tubuh berantakan saat bermain olahraga lapangan

Padahal teknik jauh lebih penting dibanding durasi latihan. Teknik yang salah bisa membuat latihan tidak efektif dan meningkatkan risiko cedera jangka panjang. Jika masih bingung, cobalah belajar dari instruktur, komunitas olahraga, atau teman yang lebih berpengalaman.

4. Tidak Memperhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan

Olahraga tanpa pola makan yang baik itu kesalahan olahraga. Tubuh membutuhkan:

  • Protein untuk pemulihan otot
  • Karbohidrat sebagai sumber energi
  • Air untuk menjaga performa tubuh

Banyak pemula justru makan terlalu sedikit karena takut gemuk, padahal tubuh tetap membutuhkan energi untuk beraktivitas. Kurang minum juga bisa menyebabkan tubuh cepat lemas, pusing, dan performa olahraga menurun drastis.

5. Memilih Olahraga yang Tidak Disukai

Ini salah satu penyebab orang cepat berhenti olahraga. Memaksakan diri mengikuti tren olahraga tertentu belum tentu cocok dengan kepribadian atau kebutuhan tubuh. Ada orang yang lebih nyaman olahraga individu seperti gym dan lari, ada juga yang lebih menikmati olahraga tim seperti futsal, basket, badminton, atau tennis.

Jika olahraga terasa menyenangkan, peluang untuk konsisten akan jauh lebih besar. Karena itu, jangan takut mencoba berbagai aktivitas sampai menemukan olahraga yang paling cocok dan membuat nyaman dijalani.

Jadi, intinya memulai olahraga memang bagus, tetapi jangan sampai terlalu terburu-buru dan mengabaikan kondisi tubuh. Mulai dari intensitas ringan, pahami teknik dasar, jaga pola makan, dan pilih olahraga yang benar-benar Anda nikmati supaya rutinitas olahraga bisa berjalan lebih konsisten dan aman.

Nah, supaya aktivitas olahraga jadi lebih praktis dan seru, Anda juga bisa gunakan aplikasi AYO Indonesia. Lewat aplikasi AYO, Anda bisa dengan mudah sewa lapangan olahraga, gabung komunitas olahraga sesuai minat, hingga ikut Liga AYO. Jadi, olahraga tidak hanya lebih mudah dilakukan, tapi juga terasa lebih menyenangkan karena bisa dilakukan bareng komunitas yang satu frekuensi.

Jadi, tidak ada alasan lagi untuk kelasahan olahraga. Yuk, jadikan aktivitas olahraga lebih nyaman, terarah, dan menyenangkan! Download aplikasi AYO di Google Play atau App Store dan temukan berbagai venue olahraga serta komunitas favorit Anda langsung dalam satu aplikasi!

TAGS
kesalahan olahraga
Share

Related Article

Download AYO Indonesia and start sparring now, safe and hassle-free!
Selected Schedules
1
Add On
OPTIONAL